Loading...
loading...

Undangan terbuka bagi masyarakat dan sivitas akademika untuk mengikuti Seminar Hybrid tanpa biaya pendaftaran yang akan dilaksanakan pada 25 dan 26 Januari 2026 dengan tema Recovery dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatra serta Pendekatan Landscape sebagai Alternatif Pengelolaan Sawit Berkelanjutan. Kegiatan ini akan menekankan pentingnya pembenahan tata ruang sebagai bagian dari pemulihan dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra, sekaligus memperkenalkan pendekatan landscape berkelanjutan yang berupaya menyeimbangkan penggunaan lahan untuk kepentingan produksi dan konservasi berdasarkan potensi terbaiknya. Dalam seminar ini potensi lahan terbaik akan dibahas melalui indikator kesesuaian lahan sawit yang akan dibandingkan dengan kondisi eksisting penggunaannya termasuk di wilayah Tamiang, Batang Toru, Sibolga, dan Papua, serta akan dilengkapi dengan contoh empiris perencanaan tata ruang berbasis landscape berkelanjutan di Provinsi Aceh. Berbagai tantangan implementasi juga akan menjadi bagian dari pembahasan, mulai dari lokasi yang legal dan sesuai, lokasi yang legal tetapi tidak sesuai, hingga lokasi yang tidak legal, dengan mengangkat pengalaman pendampingan pekebun sawit, pengembangan agroforestry intensif, dan pengembangan sistem agribisnis komoditas lain yang bernilai konservasi. Kegiatan akan berlangsung selama dua hari, pada hari pertama akan dilaksanakan penanaman dan pencatatan pohon buah-buahan di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat yang merupakan salah satu sentra sawit dan berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Leuser, serta penanaman tersebut akan langsung dicatatkan pada aplikasi TreeRCode dan peserta akan memiliki kesempatan untuk berdonasi dukungan perawatan pohon sebesar Rp100.000 per pohon. Pada hari kedua akan dilaksanakan diskusi di Kampus USU Medan. Jumlah peserta akan dibatasi sebanyak 28 peserta untuk penanaman pohon, 60 peserta seminar luring, dan 500 peserta seminar daring, serta peserta yang akan mengikuti kegiatan penanaman pohon akan dikenakan biaya transportasi sepeda motor menuju lokasi penanaman sebesar Rp100.000 per orang. Kehadiran dan partisipasi Anda sangat dinantikan untuk memperkuat kolaborasi dan menghadirkan kontribusi nyata bagi pemulihan wilayah serta pengelolaan sawit yang lebih berkelanjutan.

Ditunggu kehadirannya!


Program Menuju 1 Juta Pohon adalah gerakan mitigasi karbon melalui penanaman pohon sebagai upaya nyata menekan emisi CO2 yang memicu pemanasan global dan perubahan iklim. Kegiatan ini dikemas dalam Gerakan Adopsi Pohon, di mana masyarakat dapat berpartisipasi sebagai adopter, relawan, maupun donatur untuk mendukung penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan. Tahap awal akan dilaksanakan melalui Penanaman 1.000 Pohon Pertama pada 20 September 2025, dilanjutkan dengan penanaman tahap berikutnya dengan biaya penanaman dan pemeliharaan sebesar Rp100.000 per pohon. Setiap pohon yang ditanam akan dicatat beserta koordinatnya dan dipantau perkembangan serta dokumentasinya melalui aplikasi TreeRCode yang dapat diunduh melalui QR Code, sehingga kontribusi peserta transparan dan dapat diikuti dari waktu ke waktu; sebagai bentuk apresiasi, nama adopter juga akan tercatat di aplikasi sebagai pihak yang berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Dukungan dapat disalurkan melalui donasi ke rekening BTN a.n. Kerjasama USU 0000301300007899 dengan ketentuan menambahkan angka 1 pada angka terakhir nominal transfer atau donasi, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui email riantri@usu.ac.id. Mari bergabung dan ambil peran mulai hari ini, karena setiap pohon yang kita tanam adalah warisan hijau untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan.